Pengenalan Logika Dan Algoritma Dalam Bahasa Pemrograman

0

1. Logika

Logika adalah hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam 
bahasa. Kata Logika berasal dari Yunani kuno λόγος (logos) yang juga merupakan salah satu cabang 
ilmu filsafat. Sebagai sebuah ilmu, logika disebut dengan logike episteme (bahasa Latin: logica 
scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara 
lurus, tepat, dan teratur.

1.1. Pengertian Logika Menurut Para Ahli

Para ahli telah mendefinisikan beberapa pengertian logika diantaranya :

A. Jan Hendrik Rapar, 1996

Pengertian logika adalah ajaran tentang berpikir yang secara ilmiah membicarakan bentuk 
pikiran itu sendiri dan hukum-hukum yang menguasai pikiran.

B. Ahmad Taufik Nasution, 2006

Logika merupakan ilmu dan kecakapan menalar, berpikir dengan tepat.

C. Jan Hendrik Rapar, 1996

Logika adalah suatau pertimbangan akal atau pikiran yang diatur lewat kata dan dinyatakan 
dalam bahasa.

D. Soekadijo, 2008

Pengertian Logika menurut Soekadijo adalah suatu metode atau teknik yang diciptakan 
untuk meneliti ketepatan nenalar.

E. William Alston, 2008

Pengertian logika adalah studi tentang penyimpulan, secara lebih ceramat usaha untuk 
mennetapkan ukuran-ukuran guna memisahkan penyimpulan yang sah dan tidak sah.
Pengertiaan algoritma sangat lekat dengan kata logika, yaitu kemampuan seorang manusia untuk 
berfikir dengan akal tentang suatu masalah dan menghasilkan sebuah kebenaran, dapat dibuktikan 
dan masuk akal. Dalam menyelesaikan suatu masalah logika sangat diperlukan. Logika identik 
dengan masuk akal dan penalaran. Penalaran adalah salah satu bentuk pemikiran . Definisi logika
sangat sederhana yaitu cara berfikir untuk tujuan tertentu namun menurut aturan yang berlaku.

2. Algoritma

Secara etimologi, logika berasal dari kata yunani Logos yang artinya adalah Kata, Ucapan, Pikiran 
secara utuh atau juga berarti Ilmu Pengetahuan (Kusumah, 1986). 

Definisi : urutan langkah-langkah untuk memecahkan masalah yang disusun secara sistematis dan
logis.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan 
untuk pemecahan masalah. Algoritma dibutuhkan untuk memerintah komputer mengambil langkah-
langkah tertentu dalam menyelesaikan masalah.
Alasan mengapa algoritma banyak digunakan dalam pemrograman:

A) Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun.

B) Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.

C) Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.

2.1 Pengertian Algoritma menurut para ahli :

A. Seymour Lipschutz, Ph.D dan Marc Lipson, Ph.D.
Algoritma adalah suatu daftar langkah-demi-langkah yang terhingga dari instruksi-instruksi 
yang terdefinisikan dengan jelas yang dipakai untuk permasalahan tertentu.

B. David Bolton
Algoritma adalah deskripsi dari suatu prosedur yang berakhir dengan sebuah hasil.

C. Andrey Andreyevich Markov
Algoritma adalah hal umum untuk dipahami sebagai suatu keputusan yang tepat untuk 
mendefinisikan proses komputasi yang mengarahkan dari data awal hingga hasil yang 
diinginkan.

D. Stone dan Knuth
Algoritma adalah suatu seperangkat aturan yang tepat mendefinisikan urutan operasi 
hingga sedemikian rupa sehingga setiap aturan yang efektif, jelas hingga sedemikian rupa 
sehingga urutan berakhir dalam waktu yang terbatas.

E. Amikom Yogyakarta
Pengertian algoritma adalah sebuah bentuk instruksi dalam bentuk cara atau metode yang 
akan membantu kamu dalam menyelesaikan program dengan cara yang lebih sistematis.

F. Minsky
Algoritma adalah seperangkat arutan yang membertahukan kepada kita dari waktu ke 
waktu, tepatnya bagaimana untuk bertindak.

2.2 Sejarah Algoritma

Ahli Sejarah Matematika menemukan asal kata algoritma tersebut yang berasal dari nama 
penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-
Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya "Buku pemugaran dan pengurangan" 
(The book of restoration and reduction).
Dari judul buku itulah diperoleh akar kata "Aljabar" (Algebra). Perubahan kata dari algorism 
menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, 
sehingga akhiran usm berubah menjadi uthm. Karena perhitungan dengan angka Arab sudah 
menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai 
metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. 
Kata algoritma, bukan sesuatu yang asing bagi kita. Penemunya adalah seorang ahli 
matematika dari uzbekistan yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-
Khwarizmi (770-840). Di literatur barat dia lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. 
Panggilan inilah yang kemudian dipakai untuk menyebut konsep algorithm yang 
ditemukannya. Dalam bahasa Indonesia kita kemudian menyebutkannya sebagai algoritma.
Algoritma adalah kunci dari bidang ilmu komputer, karena banyak bidang di bawah ilmu 
komputer yang lahir berdasarkan konsep algoritma ini. Pada hakekatnya algoritma juga adalah 
kunci dari kehidupan kita. Contoh Cara membuat masakan (resep masakan) adalah juga 
sebuah contoh nyata dari algoritma.
Ada referensi lain yang menyebutkan namanya adalah Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-
Khwarizmi. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya 
“Buku Pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction).

2.3 Syarat Algoritma

A. Tingkat kepercayaannya tinggi (realibility) Hasil yang diperoleh dari proses harus 
berakurasi tinggi dan benar.
B. Pemrosesan yang efisien (cost rendah)
C. Proses harus diselesaikan secepat mungkin dan frekuensi kalkulasi yang sependek 
mungkin.
D. Sifatnya general
E. Bukan sesuatu yang hanya untuk menyelesaikan satu kasus saja, tapi juga untuk kasus lain 
yang lebih
f. Bisa dikembangkan (expandable)
G. Haruslah sesuatu yang dapat kita kembangkan lebih jauh berdasarkan perubahan 
requirement yang ada.
H. Mudah dimengerti
I. Siapapun yang melihat, dia akan bisa memahami algoritma Anda. Susah dimengertinya 
suatu program akan membuat susah di-maintenance (kelola).
J. Portabilitas yang tinggi (portability) 
K. Bisa dengan mudah diimplementasikan di berbagai platform komputer.
L. Precise (tepat, betul, teliti)
M. Efektif 
N. Tidak boleh ada instruksi yang tidak mungkin dikerjakan oleh pemroses yang akan 
menjalankannya.
O. Harus terminate
P. Jalannya algoritma harus ada kriteria berhenti.
Q. Output yang dihasilkan tepat.

3. Pemrograman

 3.1 Definisi

Program adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut source code
yang dibuat oleh programmer (pembuat program).
Program : Realisasi dari Algoritma.
Program = Algoritma + Bahasa 
Pengertian program menurut para ahli :

A. Amikom Yogyakarta
Program adalah kumpulan instruksi komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis 
dalam program adalah algoritma.
B. Ema Utami
Program adalah bahasa pemrograman.
C. Sukrisno
Program adalah kata, ekspresi, atau pernyataan yang disusun dan dirangkai menjadi satu 
kesatuan prosedur, yang berupa urutan langkah, untuk menyelesaikan masalah yang 
diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat 
dieksesuksi oleh komputer.
D. Anwar Harjono
Program adalah urutan instruksi untuk menjalankan suatu komputasi.
E. Saifuddin Anshari
Program adalah daftar terinci mengenai acara dan usaha yang akan dilaksanakan.
F. Sunarto, S.Kom Program adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode skema, 
ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan 
komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi 
khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut.
G. Wiryanto Dewobroto
Program adalah hasil penyusunan detail langkah-langkah solusi (algoritma) masalah 
tersebut.
H. Binanto
Menurut Binanto, pemograman dapat diartikan dalam beberapa hal, sebagai berikut:

A) Mendeskripsikan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut sebagai Souce 
Code yang dibuat oleh programmer.
B) Mendeskripsikan suatu keseluruhan bagian dari software yang executable.
C) Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh 
programmer atau suatu bagian executable dari suatu software.
D) Pemrograman berarti membuat program komputer.
E) Pemrograman merupakan suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk 
mengerjakan sesuatu. Perintah-perintah ini membutuhkan suatu bahasa tersendiri yang 
dapat dimengerti oleh komputer.

3.2 Langkah Pembuatan Program

A. Mendefinisikan masalah
a) Kondisi awal, yaitu input yang tersedia.
b) Kondisi akhir, yaitu output yang diinginkan.
c) Data lain yang tersedia.
d) Operator yang tersedia.
e) Syarat atau kendala yang harus dipenuhi.

B. Buat Algoritma dan Struktur Cara Penyelesaian
Jika masalahnya kompleks, maka dibagi ke dalam modul-modul
C. Menulis program
Pilihlah bahasa yang mudah dipelajari, mudah digunakan, dan lebih baik lagi jika sudah 
dikuasai, memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan perangkat keras dan platform 
lainnya.
D. Mencari Kesalahan
a) Kesalahan sintaks (penulisan program).
b) Kesalahan pelaksanaan: semantik, logika, dan ketelitian..
E. Uji dan Verifikasi Program
F. Dokumentasi Program
G. Pemeliharaan Program
4 Bahasa Pemrograman (Algoritma)

4.1 Struktur Penulisan Algoritma

Setiap Algoritma akan selalu terdiri dari tiga bagian yaitu :
A) Judul (Header)
Judul adalah bagian teks algoritma yang digunakan sebagai tempat mendefinisikan nama 
dengan menentukan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, fungsi.
B) Kamus
Kamus adalah bagian teks algoritma sebagai tempat untuk mendefinisikan :
- Nama type
- Nama konstanta
- Nama variabel
- Nama fungsi
- Nama prosedur

C) Algoritma
Algoritma adalah bagian inti dari suatu algoritma yang berisi instruksi atau pemanggilan 
aksi yang telah didefinisikan

5 Penyajian Algoritma

Bentuk penyajian untuk algoritma dibagi menjadi 3 (tiga) bentuk penyajian, yaitu :

5.1 Algoritma dengan struktur Bahasa Indonesia

Sifat: Umum
A. Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari suatu bahasa pemrograman.
B. Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman.
C. Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun.

Contoh : Menghitung rata-rata tiga buah data
Algoritma dengan struktur bahasa Indonesia :
A. Baca bilangan a, b, dan c
B. Jumlahkan ketiga bilangan tersebut
C. Bagi jumlah tersebut dengan 3
D. Tulis hasilnya

5.2 Algoritma dengan Pseudocode

Penyajian algoritma dengan pseudocode berarti menggunakan kode yang mirip dengan kode
pemrograman yang sebenarnya. Pseudocode lebih rinci dari English/Indonesia Structure.
Contoh (1) : Menghitung rata-rata tiga buah data
Algoritma dengan struktur pseudocode :
1) input (a, b, c)
2) Jml = a+b+c
3) Rerata = Jml/3
4) Output (Rerata)

5.3 Algoritma dengan Flowchart

Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur 
dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah 
kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-
alternatif lain dalam pengoperasian.
Kegunaan:
a. Untuk mendesain program
b. Untuk merepresentasikan program
Maka, flowchartharus dapat merepresentasikan komponen-komponen dalam bahasa 
pemrograman.

6 Flowchart

6.1 Relationship

Flowchart dapat memberikan gambaran yang efektif, jelas, dan ringkas tentang prosedur logic. 
Teknik penyajian yang bersifat grafis jelas akan lebih baik daripada uraian-uraian yang bersifat 
teks khususnya dalam menyajikan logikalogika yang bersifat kompleks.

6.2 Analysis

Dengan adanya pengungkapan yang jelas dalam model atau chart, maka para pembaca dapat 
dengan mudah melihat permasalahan atau memfokuskan perhatian pada area-area tertentu 
sistem informasi.

6.3 Communication

Karena simbol-simbol yang digunakan mengikuti suatu standar tertentu yang sudah diakui 
secara umum, maka flowchart dapat merupakan alat bantu yang sangat efektif dalam 
mengkomunikasikan logika suatu masalah atau dalam mendokumentasikan logika tersebut.






7 Struktur Dasar Algoritma

7.1 Struktur Runtunan (Sequence Proses)

Sebuah runtunan terdiri dari satu atau lebih ‘instruksi’. Tiap-tiap instruksi dilaksanakan secara 
berurutan sesuai dengan urutan penulisannya; sebuah instruksi baru bisa dilaksanakan setelah 
instruksi sebelumnya selesai dilaksanakan.

7.2 Struktur Pemilihan (Selection Proses)

Pada struktur ini, jika kondisi terpenuhi maka salah satu aksi akan dilaksanakan dan aksi 
yang ke dua diabaikan. Kondisi adalah persyaratan yang dapat dinilai benar atau salah 
sehingga akan memunculkan ‘aksi’ yang berbeda dengan ‘kondisi’ yang berbeda.


CONTOH :
Menentukan bilangan terbesar diantara 3 bilangan:
‘if’ x > y ‘then’
‘if’ x > z ‘then’
tulis x sebagai bilangan terbesar
‘else’
tulis z sebagai bilangan terbesar
‘else’
‘if’ y > z ‘then’
tulis y sebagai bilangan terbesar
‘else’
tulis z sebagai bilangan terbesar

7.3 Struktur Pengulangan (Iteration Proses)

Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang. Instruksi 
dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu. Jika syarat (kondisi) masih terpenuhi 
maka pernyataan (aksi) akan terus dilakukan secara berulang.

A. For-next

B. While-do

C. Repeat-until

Contoh 1:
      Algoritma Cetak_Angka
{mencetak 1, 2, .., 8 ke piranti keluaran}
Deklarasi :
      K: integer
Deskripsi :
      K 1 {inisialisasi}
while k <= 8 do
write (k)
 k k + 1
endwhile
Contoh 2:
      Algoritma Cetak_Angka
{mencetak 1, 2, .., 8 ke piranti keluaran}
Deklarasi :
      K: integer
Deskripsi :
      K 1 {inisialisasi}
repeat
write (k)
k k + 1
until k > 8
Tags

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
Ke Atas